# # # # #

Jumat, 20 Januari 2012

Contoh Abstrak

Berikut ini contoh abstrak yang diperoleh panitia melalui link berikut: http://sahabat-amrin.blogspot.com/2011/08/contoh-contoh-penulisan-abstrak-dalam.html

Abstrak

Shalat adalah salah satu rukun Islam yang wajib dikerjakan oleh murid, namun tidak semua murid mengerjakan shalat. Apabila murid mengaji di balai-balai pangajian/ dayah di malam hari, mereka sering mengerjakan shalat Magrib dan Isya secara berjamaah. Sebaliknya, ketika murid tidak mengaji di siang hari, mereka sering meninggalkan shalat Dhuhur dan Ashar. Dalam penelitian ini peneliti mencoba meneliti tentang pelaksanaan shalat murid SDN 8 Simpang Keuramat – Aceh Utara. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui shalat apa yang sering dikerjakan dan ditinggalkan oleh murid SDN 8 Simpang Keuramat, kenapa murid SDN 8 Simpang Keuramat mengerjakan dan meninggalkan shalat, dan upaya apa saja yang dapat dilakukan guru dalam pembinaann shalat murid SDN 8 Simpang Keuramat. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh murid SDN 8 Simpang Keuramat yang berjumlah 130 orang dan guru 15 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah murid kelas VI yang berjumlah 20 orang dan 2 orang guru, yaitu seorang guru bidang studi Pendidikan Agama yang mengajar di kelas VI dan seorang guru wali kelas VI. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan shalat murid SDN 8 Simpang Keuramat belum sempurna. Hal ini dapat dilihat dari semua shalat yang dikerjakan murid. Tidak ada seorang muridpun yang selalu mengerjakan semua shalat, dan tidak ada satu shalatpun yang selalu dikerjakan oleh semua murid. Adapun shalat yang sering dikerjakan murid adalah shalat Magrib dan Isya, dan shalat yang sering ditinggalkan murid adalah shalat Dhuhur, Ashar dan Subuh. Faktor penyebab murid SDN 8 Simpang Keuramat mengerjakan shalat adalah karena adanya bimbingan orang tua dan ustaz-ustaz yang mengajar di balai - balai pengajian/dayah. Adapun faktor penyebab murid SDN 8 Simpang Keuramat meninggalkan shalat adalah karena bermain, malas dan terlambat bangun pagi. Upaya yang dilakukan guru dalam pembinaan shalat murid selama ini belum maksimal, mereka hanya sebatas menyuruh murid mengerjakan dan melarang meninggalkan shalat, tanpa disertai dengan upaya-upaya yang lain.

0 komentar:

Posting Komentar