# # # # #

Rabu, 11 Januari 2012

Trik Menerjemahkan

Pertama, pahami makna satu paragraf penuh atau paling tidak satu kalimat, baru terjemahkan dengan bahasa yang sesuai! 
Menerjemahkan kata perkata hanya akan menjadikan terjemahan menjadi rancu sekaligus sulit difahami.

Kedua, bedakan jenis naskah yg diterjemahkan! 
Untuk menerjemahkan buku atau artikel, harus dibedakan apakah buku tersebut tergolong ilmiah, semi ilmiah, fiksi atau non fiksi.

Ketiga, dalam menerjemahkan carilah padanan kata yang sesuai! 
Setiap bahasa memiliki istilah populer yang digunakan dalam bidang tertentu saja, sementara dalam bidang lain ada istilah tersendiri. Seperti menerjemahkan kata “hubub”, dalam istilah kedokteran diterjemahkan dengan kata pil, sementara dalam istilah pertanian diterjemahkan dengan benih.

Keempat, hindari terjemahan letterlik! 
Seperti menerjemahkan khabar dengan kata 'adalah' atau 'itu', mendahulukan kata kerja dari subjeknya, mengulang kata ganti (dhomir) baik yang tampak maupun tersembunyi, menerjemahkan fi’il mudhari’ (sedang atau akan berlangsung) dengan selalu menggunakan kata 'sedang', fi’il madhi (lampau) dengan kata 'sudah'.

Kelima, hindari pemborosan kata! 
Dalam bahasa Arab seringkali kita temui kata keterangan serupa atau pemakaian kata sinonim yang berguna menguatkan keterangan sebelumnya.

Keenam, gunakan variasi kata! 
Untuk hasil yang lebih indah, penerjemah bahasa bisa mengubah struktur kata dari jumlah ismiyah ke jumlah fi’liyah

Ketujuh, hindari kesalahan fatal! 
Bagi orang yang biasa menerjemahkan dan mempunyai kemampuan bahasa yang mumpuni, bagi penerjemah pemula terlebih dahulu harus mengasah kemampuan bahasa Arabnya sampai melewati standar seorang penerjemah bahasa.

Setelah mengetahui berbagai trik atau langkah-langkah dalam menerjemah, yakinlah bahwa Antum sebenarnya bisa menjadi seorang penerjemah yang profesional. Nah, sebagai langkah awal untuk mewujudkan impian menjadi seorang penerjemah yang profesional, PEKILO UIM 1433 menyediakan wadah untuk mengembangkan hal ini. Kami tunggu partisipasinya. 

Disadur dari berbagai sumber.

0 komentar:

Posting Komentar